Pelopor iFlix lebih pilih resign demi main poker, Natalie kini punya pendapatan Rp 2,1 M pertahun. Punya penghasilan tetap dan kedudukan pelopor iFlix tak merintangi Nataie Teh Siew-po guna berhenti dari pekerjaannya, dan menyimpulkan jadi pemain poker profesional.

Lahir dan besar di Kuala Lumpur, Malaysia, Natalie nyatanya baru mulai bermain poker secara profesional 7 bulan yang lalu. Dilansir Pokeragen.online dari daftar agen poker online indonesia. Saat ini Natalie adalah pemain poker wanita peringkat ke-25 di dunia, dengan pendapatan menjangkau USD 150.000 atau setara Rp 2,1 miliar setahun!

Nataie Teh Siew po, Si Pelopor iFlix Yang Lebih Pilih Main Poker Online

Pelopor iFlix Lebih Pilih Main Poker Online

Awalnya Natalie melulu ingin mengambil libur panjang guna menjernihkan pikiran, dan menguras liburan seraya bermain poker. Di sela-sela cuti, ia pun memikirkan apa yang mesti dilaksanakan dengan hidupnya ke depan, karena ia tidak hendak terus bekerja di perusahaan.

Saya senang menjangkau titik impas dan bepergian sekitar enam sampai delapan bulan, namun jauh lebih baik dari itu, jadi ini bonus, ujarnya. Natalie berbagi dengan Nextshark mengenai bagaimana dia mengawali dengan poker.

Kami tidak jarang bermain poker di lokasi tinggal dan bareng teman-teman semasa kuliah itu ialah alasan yang bagus guna berkumpul, berlomba dalam sesuatu namun tetap bersosialisasi, tuturnya.

Natalie Teh Siew-po ialah salah satu pelopor berdirinya iFlix (layanan streaming serial TV dan film). Tetapi pada tahun 2018, Natalie menyimpulkan untuk mempertaruhkan masa depannya dan meninggalkan perusahaan guna menjadi pemain poker profesional. Ia bermunculan dan besar di Kuala Lumpur, Malaysia dan baru mulai bermain poker secara profesional 7 bulan yang lalu.

Meski begitu, dikutip dari World of Buzz, dia telah menjadi pemain poker perempuan peringkat ke-25 di dunia, dan pemain poker perempuan papan atas di Malaysia dengan total penghasilan sekitar USD 150.000 atau Rp 2,1 miliar.

Awalnya Natalie melulu ingin mengambil libur panjang guna menjernihkan benak dengan liburan seraya bermain poker. Di sela libur panjang, ia pun memikirkan apa yang mesti dilaksanakan dengan hidupnya ke depan, karena ia tidak hendak terus bekerja di perusahaan.

Saya senang menjangkau titik impas dan bepergian sekitar enam sampai delapan bulan, namun jauh lebih baik dari itu, jadi ini bonus, ujarnya.

Natalie berbagi dengan Nextshark mengenai bagaimana dia mengawali dengan poker. Dia berkata,Kami tidak jarang bermain poker di lokasi tinggal dan bareng teman-teman semasa kuliah – itu ialah alasan yang bagus guna berkumpul, berlomba dalam sesuatu namun tetap bersosialisasi,

Beberapa orang beranggapan bahwa mempunyai karir sebagai pemain poker profesional berarti berfoya-foya dan menjalani kehidupan yang glamor sambil mengerjakan sesuatu yang mudah.

Namun, Natalie menyatakan bahwa ini melulu kesalahpahaman umum mengenai permainan poker. Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa Anda mesti menghabiskan tidak sedikit waktu – sebetulnya lebih dari kegiatan normal 9-5, jelas Natalie.

Selama turnamen, kami bermain 12 jam, kadang-kadang 15 jam sehari – tersebut benar-benar sulit. Ini tidak tergolong jam yang dimasukkan ke dalam menambah game Anda, belajar dan analisis tangan, tambahnya. Kini, destinasi utamanya ialah berada di lima besar dalam Indeks Poker Global (GPI) perempuan pada akhir tahun. Semoga beruntung Natalie!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *